Catatan Sejarah 5 Juni: Perang Enam Hari antara Israel dengan Arab Saudi

REDAKSIRIAU.CO.ID Sejarah 5 Juni 1967 pecahnya pedang antara Israel dengan negara – negara Arab Saudi. Peristiwa ini dikenal dengan istilah Perang Enam Hari.

Pedang Enam Hari yang melibatkan Israel melawan koalisi yang terjadi dari Mesir, Yordania, dan Suriah, dengan dukungan dari negara-negara Arab lainnya.

Pemicu utama Perang Enam Hari adalah meningkatnya ketegangan antara Israel dan negara-negara Arab setelah perang Arab-Israel tahun 1948 dan 1956. 

Loading...

Ketegangan semakin meningkat pada tahun 1967, dan ketika blokade Selat Tiran oleh Mesir pada bulan Mei 1967, Israel melihatnya sebagai ancaman langsung terhadap keamanan nasional mereka.

Pada tanggal 5 Juni 1967, Angkatan Udara Israel melancarkan serangan terhadap lapangan udara Mesir sebagai tindakan pertama dalam perang ini. 

Israel kemudian berhasil menghancurkan sebagian besar kekuatan udara Mesir, dan serangan udara ini diikuti oleh serangan darat Israel ke Sinai Mesir, Jalur Gaza, Tepi Barat (yang saat itu dikuasai oleh Yordania), dan Dataran Tinggi Golan (yang dikuasai oleh Suriah).

Dalam waktu enam hari, Israel berhasil mencapai kemenangan militer yang cepat dan mendapatkan kendali atas wilayah-wilayah yang signifikan.

Termasuk Tepi Barat, Jalur Gaza, Dataran Tinggi Golan, dan Semenanjung Sinai.

Perang ini memiliki dampak yang signifikan dalam sejarah Timur Tengah, termasuk pembentukan status quo baru dalam konflik Israel-Palestina dan meningkatnya pengaruh Israel dalam politik regional.

Sumber : bertuahpos.com

Ikuti Terus Redaksiriau.co Di Media Sosial

Tulis Komentar


Loading...