Warga Jepang Meminta Tanda Tangan, Nia Dinata Kaget

REDAKSIRIAU.CO,  TOKYO, Sutradara Nia Dinata (47) mengatakan bahwa ia terkesan akan apresiasi publik Jepang terhadap film-film Indonesia yang dipertontonkan dalam Tokyo Internastional Film Festival (TIFF) 2016.

Loading...

Menurut Nia pada Rabu lalu (26/10/2016), penghargaan yang diberikan oleh masyarakat Jepang sudah terlihat sejak acara karpet merah TIFF ke-29 itu pada Selasa (25/10/2016).

Nia mengaku kaget ketika pada acara karpet merah itu ia disodori selembar poster film Three Sassy Sisters (Ini Kisah Tiga Dara), yang disutradarai olehnya, untuk ditandatanganinya.

Nia juga mengatakan bahwa salah seorang penonton film tersebut, warga Jepang, mengaku mengenal lagu-lagu Titiek Puspa, yang main dalam film itu.

Hal tersebut diketahui oleh Nia setelah pemutaran Three Sassy Sisters pada Rabu (26/10/2016) di Toho Cinema, Roppongi Hills.Hal yang sama juga dirasakan oleh Shanty Paredes dan Tara Basro, para bintang film itu.

Tara mengatakan bahwa suasana di TIFF 2016, khususnya di karpet merah, jauh berbeda dibandingkan dengan festival-festival film lain."Kalau di sini orangnya lebih menyenangkan, lebih seru," ucap Tara, yang dibenarkan oleh Shanty.

Nia Dinata, Shanty Paredes, Tara Basro, dan Tatyana Akman hadir di Tokyo untuk mengikuti serangkaian acara TIFF 2016. Acara-acara itu, antara lain, karpet merah, pemutaran film, dan tanya jawab bersama penonton.

Crosscut Asia Film Three Sassy Sisters merupakan satu dari 10 film Indonesia yang dipertontonkan dalam program Crosscut Asia #3: Colorful Indonesia, TIFF 2016.

Nia berpendapat, film-film yang terpilih itu telah mewakili warna Indonesia. "Menurut aku, dari segi sutradaranya, sangat mewakili," katanya.

Namun, ujarnya, berapa pun jumlah film Indonesia yang diputar dalam sebuah festival, meski hanya satu judul saja, sudah bisa mewakili warna Indonesia. "Karena film itu kan potongan dari gambaran Indonesia," ucapnya.

Ikuti Terus Redaksiriau.co Di Media Sosial

Tulis Komentar


Loading...