Jarang Olahraga Bisa Mati Prematur

REDAKSIRIAU. CO, PEKANBARU - Menggunakan longweekend untuk istirahat dari aktifitas pekerjaan tidak ada salahnya. Namun salah jika waktu lubur akhir pekan itu digunakan untuk bermalas-malasan di atas tempat tidur. Aktifitas seperti ini justru malah membuat tubuh menjadi tidak sehat. Jika ada waktu, rutinlah berolahraga, sebab tidak ruyin melakukan olahraga justru meningkatkan kerentanan kesehatan tubuh terhadap risiko penyakit. Anda harus tahu beberapa hal yang acap kali terjadi pada tubuh, bisa jadi karena jarang berolah raga, diantaranya: Gangguan mood American Journal of Preventive Medicine pada 2013 mengatakan, ketika seseorang jarang berolahraga, ia lebih mungkin kehilangan mood dalam melakukan aktivitas. Olahraga dipercaya dapat meningkatkan kecemasan, kepercayaan diri, dan mencegah terjadinya depresi. Tulang yang sakit Temuan dari Arthritis Foundation menyatakan, orang yang jarang berolahraga lebih mungkin mengalami penuaan. Menurut CDC Amerika Serikat, orang lebih mungkin mengalami osteoporosis sebelum waktunya, saat ia jarang olahraga. Setidaknya menggunakan waktu 30 menit dalam sehari untuk berolahraga, mampu mencegah penyakit dan penuaan. Lebih mudah sakit Olahraga dapat meningkatkan antibodi tubuh melawan penyakit. Orang yang jarang berolahraga menempatkan dirinya dari penyakit tertentu, seperti penyakit jantung, diabetes, kanker usus besar, dan tekanan darah tinggi. Jadi, tak ada salahnya menggunakan sedikit waktu Anda di hari libur untuk berolahraga secara rutin. Kematian prematur Dalam jurnal Lancet pada 2012, dikatakan bahwa 10 kematian dini di dunia disebabkan oleh tidak berolahraga. Kematian juga dipicu faktor lain, seperti kebiasaan merokok dan gaya hidup tidak sehat. Disebutkan pula dalam American Heart Association, sekira 250.000 kematian setiap hari disebabkan karena tidak berolahraga. Untuk mencegahnya, gunakan sedikit waktu Anda di hari libur untuk berolahraga secara rutin.?(

Ikuti Terus Redaksiriau.co Di Media Sosial

Tulis Komentar


Loading...