Pengakuan Keluarga Buntuti Tukang Becak Naik Haji, Menghilang di Pengkolan

REDAKSIRIAU.CO, REMBANG - Tak hanya keluarga yang bingung, teman tukang becak satu pangkalan dengan Kasrin (59) di depan Masjid Jami Lasem, Rembang juga merasa takjub. Tak sedikit mereka yang sangsi berbalik meyakini kebenaran cerita Kasrin naik haji didaftarkan oleh Bu Indi, pelanggan setianya sekian puluh tahun. "Orangnya itu lurus dan khusyuk, tekun beribadah dia," Ngatemen (45), tukang becak di sekitar Pasar Lasem, menjelaskan sekilas tentang Kasrin, Rabu (14/9/2016). Baca: Tukang Becak Naik Haji secara Misterius Bermula karena Secarik Kertas Tribun Jateng mendatangi rumah Kasrin (59) di Dukuh Gembul, Desa Sumberejo, Kecamatan Pamotan, Selasa (13/9/2016). Ia bikin heboh karena mengaku naik haji meski tidak terdaftar sebagai calon haji di Kemenag Rembang untuk keberangkatan musim haji 2016. TRIBUN JATENG/RIVAL ALMANAF Ngatemen dan banyak tukang becak tak percaya Kasrin pergi haji. "Sekarang rata-rata ya sudah percaya, mungkin itu keajaiban," ia menduga. Tukang becak lainnya, Jasmani (55), sudah mendengar cerita tentang Bu Indi, pelanggan dan orang yang memberangkatkan Kasrin ke Tanah Suci.

Ikuti Terus Redaksiriau.co Di Media Sosial

Tulis Komentar


Loading...