Pakar Politik: Klaim Menang? Sekedar Menyenangkan Hati Sendiri

REDAKSIRIAU.CO, PEKANBARU - Pasca Pemilihan Walikota Pekanbaru yang dilaksanakan tanggal 15 Februari 2017 kemarin, beberapa pasangan calon atau paslon mengklaim kemenangan mereka beberapa jam setelah proses pemilihan suara berakhir. Diantaranya paslon Firdaus-Ayat dan juga paslon Destrayani Bibra-Said Usman Abdullah yang mengklaim kemenangan mereka. Klaim kemenangan dua paslon walikota Pekanbaru untuk tahun 2017-2022 ini sendiri berdasarkan hasil quick count yang mereka dapatkan dari masing-masing tim sukses. Namun, klaim kemenangan dari beberapa paslon ini menurut pengamat politik yang ada di Pekanbaru, Chelsy Yesicha mengatakan klaim kemenangan ialah sekedar menyenangkan hati setiap paslon saja. "Mereka bebas untuk mengklaim kemenangan, yaa paling untuk menyenangkan hati sendiri saja pasca pemilihan gak apa. Mau paslon A klaim menang, paslon B klaim menang, semua bebas bersuara selama tidak mengandung provokasi," tutur Chelsy Yesicha. Wanita yang juga aktif di Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) ini juga menghimbau agar setiap paslon bisa tenang dan tidak termakan issue sebelum hasil penghitungan suara dari KPU keluar. "Sekarang masyarakat sudah cerdas-cerdas, karena tidak mudah terbawa emosi dengan masalah-masalah seperti klaim kemenangan dari masing-masing paslon, kalaupun ada paling cuma motor. Hal ini karena apa yang disampaikan beberapa paslon soal kemenangan mereka tidak akan berdampak buruklah," ujar Chelsy Yesicha.

Ikuti Terus Redaksiriau.co Di Media Sosial

Tulis Komentar


Loading...