REDAKSIRIAU.CO, Kelompok Teroris Batam Intens Komunikasi dengan Bahrun Naim Agu 07, 2016, 09:33 WIB tribunnews Laporan Wartawan Tribunnews.com, Theresia Felisiani TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Butuh waktu sekitar tiga hingga dua bulan bagi tim Densus 88 Mabes Polri untuk menelusuri keberadaan dari kelompok Batam yang menamakan diri Kelompok Katibah Gigih Rahmat atau Katibah Gonggong Rebus (KGR) pimpinan Gigih Rahmat Dewa. Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan sementara, Densus 88 Mabes Polri menemukan adanya komunikasi intens antara Bahrun Naim dengan kelompok tersebut. Komunikasi ini berupa, Bahrun Naim yang mengajari kelompok Batam untuk membuat bom hingga roket melalui internet untuk menyerang Marina Bay, Singapura. Selain itu, Bahrun Naim juga memerintahkan kelompok ini melakukan serangkaian aksi teror di tempat publik hingga kantor polisi di wilayah Batam. "Kelompok ini menerima dana untuk berbagai kegiatan radikalisme di Indonesia, yang berasal dari Bahrun Naim yang ada di Suriah," kata Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Agus Rianto, Minggu (7/8/2016). Mantan Kabag Penum Mabes Polri ini mengatakan Densus 88 Mabes Polri ini tengah mendalami pula apakah Bahrun Naim dengan kelompok Batam masih satu jaringan atau tidak.