REDAKSIRIAU.CO.ID Dalam waktu dekat, Teknik Perminyakan Universitas Islam Riau (UIR) akan segera menggelar Seminar Internasional dan International Joint Field Trip 2018. Hal ini disampaikan Ketua Prodi Teknik Perminyakan UIR, Dr Eng Muslim kepada bertuahpos.com, Senin 16 Juli 2018.

Ditemui , Muslim menjelaskan seminar ini nantinya akan didukung SKK Migas dan K3S. Bahkan pertemuan antara Prodi Teknik Perminyakan UIR bersama Humas SKK Migas dan Humas K3S telah berlangsung beberapa waktu lalu. "Dalam rapat tersebut pihak SKK Migas dan K3S sangat mendukung penuh kegiatan yang dilakukan Prodi Teknik Perminyakan UIR," tutur Muslim.

Lanjut Muslim, Seminar International tersebut nantinya akan mengundang Keynotes Speaker diantaranya, Kepala SKK Migas Pusat, Direktur PHE, Direktur PT CPI dan Direktur PT SPR Langgak.

"Perwakilan dari K3S nantinya akan mengirimkan beberapa pemakalah dalam seminar tersebut. Bahkan dari EMP Bentu, menurut Bapak Taufiq Syawir, telah menyiapkan topik dan pemakalahnya terkait bidang gas bumi yang digeluti perusahaan tersebut," ujar Muslim. Sedikit informasi, kegiatan International Joint Field Trip 2018 dilakukan setelah Seminar International diselenggarakan.

Tepatnya dimulai tangg 29 Agustus 2018 hingga 31 Agustus 2018. Setidaknya ada tiga objek yang akan dikunjungi, seperti Lapangan minyak Minas, Lapangan minyak Zamrud dan Lapangan Gas yang ada di Kabupaten Pelalawan. "Kegiatan ini akan diikuti beberapa negara di antaranya Korea, Malaysia, Vietnam, dan lainnya.

Diharapkan dari kegiatan berskala international ini dapat mengenalkan Riau yang kaya akan minyak buminya serta pengembangan networking bagi Prodi Teknik Perminyakan UIR yang satu-satunya ada di Sumatera," pungkas Muslim.

Sementara menurut Rektor UIR, Prof Dr H Syafrinaldi SH MCL, kegiatan ini juga merupakan salah satu implementasi MoU yang sudah ditandatangani oleh UIR dan K3S yang ada di Provinsi Riau. Serta MoU antara UIR dengan SKK Migas Pusat beberapa waktu yang lalu. "Diharapakan kerjasama ini akan terus berlanjut untuk pengembangan SDM Riau khususnya bidang Migas," harap Rektor.