Bantu Dampak Covid-19, Pemkab Rohil Siapkan Dana Untuk Meringankan Ekonomi Masyarakat

REDAKSIRIAU.CO.ID, ROKAN HILIR - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir telah membentuk gugus tugas dalam menghadapi bencana covid 19 atau virus corona yang terdiri dari Forkopimda beserta jajaran serta para OPD dilingkungan Pemerintah Daerah. Hal ini diharapkan agar semuanya dapat berjalan dengan baik dalam penanganan dan tindak lanjut sesuai dengan gugus tugasnya masing-masing.

“Terkait covid 19 atau virus corona dapat di sampaikan bahwa masing masing gugus tugas sedang bekerja maksimal untuk melakukan deteksi, pencegahan dan pengawasan di masing masing kecamatan” kata Bupati H Suyatno.
 
Lanjut Suyatno terhadap pintu masuk dari luar daerah termasuk jalur jalur pelabuhan kecil yang dikuatirkan sbg pintu masuk ilegal, pemeriksaan terhadap orang yg masuk ke daerah rohil melalui jalan lintas darat serta sosialisasi oleh masing masing perangkat kecamatan maupun puskesmas yang ada.

“Harapannya kita bisa meminimalisir kondisi yang tidak kita inginkan tapi dengan cara tidak menimbulkan kepanikan dikalangan masyarakat, ” ujarnya.

Loading...

Covid 19 atau virus corona lanjut orang nomor satu di Rohil ini memang membahayakan tapi bila disiplin pada diri sendiri terutama dimulai dengan keluarga maka hal ini dapat di lalui bersama, jadi tidak serta merta menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Ikuti arahan dan himbauan yang berwenang agar kita bisa sama sama memerangi momok ini.

Pemerintah Rohil beserta seluruh jajaran sudah siap seratus persen mengantisipasi penyebaran wabah virus corona di Kabupaten Rokan Hilir. 

Pemerintah sudah menyiapkan langkah-langkah pencegahan diseluruh Kecamatan dan Kepenghulauan diantaranya dengan memerintahkan seluruh petugas kesehatan untuk proaktif mengantisipasi penyebaran wabah virus corona ini ditengah masyarakat dengan mengunakan dana tidak diduga.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hilir (Rohil) memastikan telah menyiapkan  sejumlah dana untuk membantu  masyarakat yang ekonominya terdampak pendemi Covid-19. 
 
Demikian disampaikan oleh Plt Kadis Kominfotiks Kabupaten Rokan Hilir, Hermanto Uban di ruangan Media Center Gugus Tugas Tanggap Covid-19, Mes Datuk Batu Hampar, beberapa waktu lalu. 

Sejumlah dana yang disiapkan bersumber dari pemangkasan anggaran dari beberapa kegiatan Pemerintah, terutama dari belanja aparatur dan kegiatan Bimtek, sosialisasi yang sifatnya menghimpun orang banyak pada masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Berdasarkan data yang ada, di kabupaten yang berjuluk Negeri Seribu Kubah ini, warga yang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) berjumlah lebih kurang 16.000 Kepala Keluarga. Namun dikarenakan banyaknya masyarakat tidak dapat memperoleh penghasilan, maka warga yang terdampak dari pencegahan Covid-19 ini akan melebihi dari angka tersebut.

Dana yang dihimpun dari pemangkasan anggaran dan penundaan kegiatan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir ini, selain akan digunakan untuk mengadakan alat-alat kesehatan, Alat Pelindung Diri (APD) serta barang logistik lain yang diperlukan dalam mencegah terjangkitnya dan penularan Covid 19, juga pengadaan paket sembako yang akan diberikan kepada masyarakat terdampak dari kebijakan penanggulangan Penyebaran Corona Virus saat ini.

Terkait kriteria keluarga yang akan mendapatkan bantuan, pendataannya dilakukan oleh masing masing Lurah ataupun Kepenghuluan dengan memberdayakan Ketua Rukun Tetangga (RT), karena RT lah yang mengetahui persis kondisi ekonomi warganya.

"Semakin cepat Kelurahan atau Kepenghuluan dalam melaksanakan penjaringan warganya yang patut dan layak untuk menerima bantuan, maka semakin cepat pula bantuan untuk masyarakatnya disalurkan," Kata Hermanto.

Sedangkan mekanisme pendistribusiannya akan dikelola langsung oleh Dinas Sosial ke Kelurahan atau ke Kepenghuluan yang ada di masing-masing kecamatan.

Di kesempatan yang sama, Hermanto Uban juga menyampaikan imbauan Bupati Rokan Hilir, H Suyatno agar masyarakat untuk semakin disiplin dan mendukung himbauan Pemerintah agar tidak membuat keramaian  dan berkumpul guna memutus mata rantai Penyebaran Covid 19.


Mewabahnya Covid-19 ini perlu adanya satu visi satu misi serta satu gerakan diam di rumah. Bahwa diam di rumah, masyarakat mengkarantina diri dengan berdiam di rumah merupakan langkah melindungi keluarga agar tidak terinfeksi Covid-19. (Adv/pemkab rohil)

Ikuti Terus Redaksiriau.co Di Media Sosial

Tulis Komentar


Loading...